• SDN 07 DELTA PAWAN
  • Be Faith, Be Diety, Be Smart

PANDUAN TEKNIS PELAKSANAAN KOMPETISI SAINS NASIONAL-SEKOLAH DASAR (KSN-SD) SECARA DARING TAHUN 2021

  1. Tujuan Tujuan Umum
    Tujuan umum KSN SD tahun 2021 adalah sebagai wahana kompetisi dalam bidang Matematika dan Ilmu
    Pengetahuan Alam (MIPA), bagi peserta didik SD/MI dan atau yang sederajat untuk meningkatkan mutu pendidikan khususnya bidang sains yang berasaskan pendidikan karakter meliputi religiusitas, integritas, nasionalisme, kemandirian dan gotong royong. Selain hal itu, kegiatan ini juga sebagai bagian dari upaya komprehensif dalam penumbuhkembangan budaya belajar, kreativitas, dan motivasi berprestasi. Kompetisi
    ini dirancang sebagai kompetisi yang sehat serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.
  2. Tujuan Khusus
    Tujuan khusus KSN SD tahun 2021 adalah sebagai berikut:
    a. menyediakan wahana bagi peserta didik SD/MI dan atau yang sederajat untuk mengembangkan talenta di bidang Matematika dan IPA sehingga peserta didik dapat berkreasi, terampil,
    memecahkan masalah, dan mampu mengembangkan seluruh aspek kepribadiannya;
    b. memotivasi peserta didik SD/MI dan atau yang sederajat untuk selalu meningkatkan kemampuan
    spiritual, emosional, dan intelektual berdasarkan norma dan tata nilai yang baik;
    c. untuk mengaplikasikan pengetahuan bidang Matematika dan IPA dalam kehidupan sehari-hari;
    d. memotivasi guru untuk meningkatkan kualitas dan kreativitas pembelajaran Matematika, dan IPA di SD dan atau yang sederajat;
    e. memotivasi institusi/lembaga pendidikan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan; dan
    f. memotivasi para pemangku kepentingan untuk menyosialisasikan dan menanamkan nilai-nilai
    spiritual, emosional, dan intelektual pada lingkungan yang menjadi tanggung jawabnya.
  3.  Tema
    Adapun tema KSN SD tahun 2021 adalah: “Aku Hebat, Aku Sehat, Indonesiaku Kuat”
  4. Sasaran
    Sasaran KSN SD tahun 2021 adalah peserta didik SD/MI dan atau yang sederajat.
  5. Ruang Lingkup
    Ruang Lingkup KSN SD tahun 2021 ini meliputi:
    1)  Panduan Teknis Pelaksanaan KSN SD sebagai pedoman pelaksanaan KSN SD 2021 dilaksanakan dengan rasa penuh tanggung jawab sesuai protokol kesehatan Covid-19.
    2)  Panitia pelaksanaan KSN SD tahun 2021 adalah Pusat Prestasi Nasional bekerjasama dengan Akademisi dan Praktisi bidang Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam dan Satuan Tugas Penanganan Covid-19.
    3)  Jangkauan wilayah pelaksanaan KSN SD 2021 adalah seluruh peserta didik dalam lingkup 34 provinsi di Indonesia.
    4)  Pelaksanaan KSN SD tahun 2021 adalah kompetisi oleh peserta yang dilaksanakan dari sekolah atau dari rumah masing-masing dengan mekanisme dalam jaringan (daring/online).
    5)  Pengawasan kompetisi dilakukan oleh orang tua, pendamping, panitia pusat, dan bantuan teknologi.
    6)  Penjurian dilakukan oleh tim juri yang ditetapkan oleh Puspresnas.
    7)  Hasil penilaian dari juri selanjutnya ditetapkan dan diumumkan oleh Puspresnas.
  6. Pengertian dan Batasan Umum
    a. KSN SD adalah suatu kegiatan berkelanjutan yang diadakan oleh Puspernas, bersifat kompetisi di bidang Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam antar Peserta Didik SD/MI atau yang sederajat.
    b. Pelaksanaan KSN SD tahun 2021 dilaksanakan 2 tahap yaitu tahap penyisihan dan tingkat nasional.
    c. Tahap Penyisihan adalah tahap kegiatan kompetisi awal yang dapat diikuti secara terbuka bagi seluruh peserta didik jenjang sekolah dasar yang akan berkompetisi untuk mewakili provinsinya mengikuti tingkat nasional KSN SD 2021
    d. Tingkat Nasional adalah tahap kegiatan kompetisi akhir yang diikuti peserta didik mewakili provinsinya hasil dari kompetisi tahap penyisihan yang akan berkompetisi untuk memperebutkan juara KSN SD tahun 2021
    e. Kompetisi secara daring/online ialah kompetisi yang menggunakan sarana jaringan internet sebagai media dan dilaksanakan secara real time.
    f. Protokol kesehatan Covid-19 adalah suatu prosedur atau tata cara yang diatur oleh Kementerian Kesehatan dalam rangka menyikapi pandemi Covid-19 agar terhindar dari penularan virus Covid-19 dari satu orang ke orang lain.
  7. Acuan Lomba Selama Pandemi Covid19

Berdasarkan Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), maka Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dilakukan secara terbatas. Berbagai kebijakan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah untuk pembelajaran, namun Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) masih pilihan mayoritas satuan pendidikan dalam mengakselerasi pembelajaran pada masa pandemi Covid-19.


Berikut persentase antara Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) pada pelaksanaan pembelajaran di Indonesia dengan menyesuaikan warna zona daerah masingmasing.
Persentase PTM dan PJJ berdasarkan warna zona daerah Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas masih perlu diakselerasikan dengan tetap menjalankan protokol kesehatan secara ketat:
1. pemerintah pusat, pemerintah daerah, kanwil atau kantor kemenag mewajibkan satuan pendidikan untuk menyediakan layanan pembelajaran protokol kesehatan dan memberlakukan pembelajaran jarak jauh setelah pendidikdan tenaga kependidikan divaksinasi COVID-19;
2. orang tua/wali dapat memilih bagi anaknya untuk melakukan pembelajaran tatap muka terbatas atau tetap melaksanakan pembelajaran jarak jauh;
3. kepala satuan pendidikan mengisi kesiapan pembelajaran tatap muka terbatas melalui laman DAPODIK bagi sekolah atau EMIS bagi madrasah. Daftar periksa periksa kesiapan satuan pendidikan meliputi :
a. ketersediaan sarana sanitasi dan kebersihan, paling sedikit memiliki:
1) toilet bersih dan layak;
2) sarana CTPS dengan air mengalir atau cairan pembersih tangan (hand sanitizer); dan
3) desinfektan;
b. mampu mengakses fasilitas pelayanan kesehatan, seperti puskesmas, klinik, rumah sakit, dan lainnya;
c. kesiapan menerapkan area wajib bermasker atau masker tembus pandang bagi yang memiliki peserta didik disabilitas rungu;
d. memiliki thermogun (pengukur suhu tembak);
e. mendata warga satuan pendidikan yang tidak boleh melakukan kegiatan di satuan pendidikan:
1) memiliki kondisi medis cormobid yang tidak terkontrol;
2) tidak memiliki akses transportasi yang memungkinkan penerapan jaga jarak;
3) memiliki riwayat perjalanan dari luar daerah dengan resiko penyebaran COVID-19 yang tinggi dan belum menyelesaikan isolasi mandiri sesuai ketentuan yang berlaku dan/atau rekomendasi satuan tugas penanganan COVID-19; dan
4) memiliki riwayat kontak dengan orang terkonfirmasi COVID-19 dan belum menyelesaikan isolasi mandiri sesuai ketentuan yang berlaku dan/atau rekomendasi satuan
 ugas penanganan COVID-19.
Berdasarkan keputusan 4 (empat) menteri tentang PTM dan PJJ serta mengingat masih adanya zona merah, oranye dan kuning di Indonesia maka pelaksanaan KSN SD tahun 2021 dilakukan secara daring/online.


C.Sistem dan Mekanisme Kompetisi
1. Secara umum pelaksanaan kompetisi Pusat Prestasi Nasional dilakukan secara daring/online.
2. Peserta dapat melaksanakan kompetisi dari rumah atau sekolah dan didampingi oleh orangtua/wali/guru
pembimbing dengan mematuhi protokol kesehatan.
3. Pelaksanaan kompetisi di sekolah harus memenuhi kriteria sebagai berikut:
a. Pendidik dan tenaga kependidikan di satuan pendidikan sudah divaksinasi Covid-19.
b. Satuan pendidikan wajib memberikan layanan protokol kesehatan seperti Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), menyediakan tempat cuci tangan, mengukur suhu peserta sebelum pelaksanaan lomba dan mensterilkan sarana/prasarana lomba yang akan digunakan oleh peserta.
c. Peserta wajib didampingi oleh orangtua/wali saatpelaksanaan kompetisi.
4. Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dan/atau unsur Sekolah melakukan fungsi pengawasan pelaksanaan lomba.
5. Dalam menjalankan kegiatan, setiap pihak harus mendisplinkan dirinya dapat mengikuti protokol kesehatan sesuai porsi masing-masing.


D. Protokol Kesehatan Individu
1. Peserta
a. mengikuti lomba dari rumah atau sekolah;
b. memastikan kondisi sehat diri untuk mengikuti kompetisi. Jika anak sakit seperti demam, batuk, pilek,
diare, ada riwayat kontak dengan OTG/ODP/PDP/konfirmasi COVID-19 dan lain-lain segera hubungi petugas;
c. menggunakan peralatan protokol kesehatan anak: masker kain, hand sanitazer, sarung tangan, face shield (sesuai kebutuhan);
d. menyiapkan perlengkapan kompetisi: komputer/gadget, smartphone, jaringan internet, peralatan dan perlengkapan kompetisi yang dibutuhkan;
e. mengisi surat pernyataan/pakta integritas dalam mengikuti kompetisi.
f. mengikuti prosedur dan proses kompetisi dengan baik:
1) melakukan pendaftaran;
2) melakukan konfirmasi kesiapan mengikuti kompetisi;
3) memperoleh persetujuan kompetisi dari juri;
4) melakukan kalibrasi aplikasi (tes/ujicoba awal);
5) mengikuti pelaksanaan kompetisi;
6) mengkonfirmasi telah terekam semua hasil kompetisi;
7) mengakhiri kompetisi.


2. Orang Tua
a. mendampingi anak mengikuti lomba di rumah atau sekolah secara daring/online;
b. memastikan anak dalam kondisi sehat untuk mengikuti kompetisi.
c. memastikan orang tua memastikan orang tua dalam keadaan sehat (tidak batuk, pilek, demam, dan lain-lain) dan tidak ada riwayat kontak dengan OTG/ ODP/ PDP/ konfirmasi COVID-19;
d. menyiapkan peralatan protokol kesehatan anak: masker kain, hand sanitazer, sarung tangan, face shield (sesuai kebutuhan);
e. membantu anak menyiapkan perlengkapan kompetisi: komputer/gadget/smartphone, jaringan internet, dan perlengkapan lain yang dibutuhkan;
f. mengisi surat pernyataan ijin orang tua/wali anak dalam mengikuti kompetisi;
g. mengawasi pelaksanaan kompetisi.

B. Strategi Pelaksanaan
1. KSN SD tahun 2021 ini dilaksanakan dengan sistem daring/online oleh Pusat Prestasi Nasional karena kondisi sebagian besar wilayah Indonesia yang masih berzona merah/oranye/kuning dalam masa Pandemi Covid-19 dan masih berlakunya secara luas kebijakan PPKM.
2. Media pelaksanaan kompetisi menggunakan aplikasi yang telah disediakan oleh panitia pusat.
3. Pelaksanaan kompetisi harus mengikuti protokol kesehatan Covid-19.


C. Bidang Kompetisi
Bidang atau mata pelajaran yang dikompetisikan pada KSN SD
Tahun 2021 yaitu:
1. Matematika.
2. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

D. Persyaratan
1. Peserta Peserta KSN SD tahun 2021 memenuhi persyaratan sebagai berikut:
a. Peserta adalah warga negara Indonesia (WNI).
b. Peserta didik kelas IV, V, atau VI SD/MI atau yang sederajat di tahun ajaran 2021/2022 dengan usia
maksimal 13 tahun pada 1 Juli 2021.
c. Peserta memiliki kompetensi dibidang Matematika atau IPA.
d. Peserta belum pernah meraih medali emas pada KSN SD tingkat nasional tahun sebelumnya pada bidang yang sama.
e. Peserta belum pernah meraih medali emas, perak, perunggu pada lomba tingkat internasional yaitu
International Mathematics and Science Olympiad (IMSO) dan International Mathematics Competition (IMC) pada tahun sebelumnya.
f. Peserta diusulkan oleh sekolah untuk mengikuti tahap penyisihan. Sekolah hanya dapat mengirimkan paling banyak 1 (satu) peserta untuk bidang Matematika dan 1 (satu) peserta untuk bidang IPA, dibuktikan dengan surat keterangan sekolah.
g. Sekolah yang tidak mengikuti ketentuan poin f akan didiskualifikasi pada seleksi tahap berikutnya.

2. Pendamping
a. Pendamping adalah petugas yang ditetapkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.
b. Pendamping berkordinasi dengan orang tua peserta didik dalam rangka pelaksanaan KSN SD tahun 2021 dengan memperhatikan protokol kesehatan covid-19.
c. Pendamping menandatangani surat pernyataan pendamping.
d. Pendamping berfungsi sebagai pengawas peserta saat seleksi KSN SD tahun 2021, dengan tugas sebagai berikut:
1) memastikan identitas peserta sesuai dengan data peserta;
2) memastikan peserta telah membaca petunjuk pengerjaan soal;
3) memastikan peserta tidak menggunakan buku catatan, kamus matematika atau kamus sains (IPA), kalkulator, tabel, atau alat elektronik lain yang dapat digunakan untuk menghitung dan menyimpan data, kecuali buku Kamus Bahasa Inggris-Indonesia dan Kamus Bahasa Indonesia-Inggris;
4) melakukan pengawasan kepada peserta selama mengerjakan soal;
5) memastikan peserta mengerjakan soal secara mandiri pada pelaksanaan KSN;
6) melakukan perekaman foto dan video keadaan peserta saat mengerjakan soal;
7) memberikan izin kepada peserta ketika akan buang air (ke kamar kecil/toilet).
e. Pendamping berjumlah sebanyak peserta apabila pelaksanaan dilakukan di rumah, sedangkan jumlah
pendamping sebanyak 1 (satu) orang apabila pelaksanaan dilakukan di sekolah.
f. Pendamping bukan pembina/guru bidang studi matematika atau IPA.


E. Registrasi/Pendaftaran Peserta
1. Pelaksanaan registrasi dilakukan melalui sistem aplikasi pendaftaran lomba Pusat Prestasi Nasional, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi pada laman: sd.pusatprestasinasional.kemdikbud.go.id
2. Pendaftaran dilakukan oleh sekolah dengan melengkapi data peserta KSN SD secara akurat dan benar.
3. Sekolah memastikan data NISN peserta telah ter-update.
4. Sekolah mengunggah pakta integritas/surat pernyataan siswa, surat keterangan sekolah dan surat pendamping pada laman pendaftaran.
5. format mengunggah pakta integritas/surat pernyataan siswa, surat keterangan sekolah dan surat pendamping dapat diunduh pada laman: pusatprestasinasional.kemdikbud.go.id


F. Prosedur Pelaksanaan
KSN SD tahun 2021 dilaksanakan dengan mekanisme tahap penyisihan dan tingkat nasional.
1. Tahap Penyisihan
a. Setiap satuan pendidikan diwakili oleh paling banyak 1 (satu) orang peserta didik untuk bidang Matematika dan 1 (satu) orang peserta didik untuk bidang IPA.
b. Tahap penyisihan KSN SD tahun 2021 dilaksanakan secara daring/online.
c. Tahap penyisihan dapat dilakukan di sekolah maupun dari rumah tetap melakukan protokol kesehatan.
d. Pusat Prestasi Nasional menetapkan jumlah peserta KSN SD tahun 2021 yang akan lolos ke tingkat nasional sebanyak 272 (dua ratus tujuh puluh dua) peserta didik untuk setiap bidang yang berasal dari 34 (tiga puluh empat) Provinsi.
e. Pusat Prestasi Nasional tidak melaksanakan pelaksanaan babak penyisihan ulang/susulan.
f. Penilaian peserta yang lolos ke tingkat nasional didasarkan pada mekanisme peringkat nasional dan kuota peringkat nilai tertinggi pada masing-masing Provinsi dengan rincian sebagai berikut:
1) 136 (seratus tiga puluh enam) peserta didik berdasarkan ranking nasional hasil seleksi tahap
penyisihan dengan jumlah maksimal setiap provinsi sebanyak 6 (enam) peserta didik.
2) 4 (empat) peserta didik wakil masing-masing provinsi
diambil dari peringkat tertinggi provinsi.sehingga setiap provinsi dapat diwakili oleh minimal 4 (empat) dan maksimal 10 (sepuluh) peserta didik untuk masing-masing bidang Matematika dan IPA berdasarkan hasil penilaian seleksi tahap penyisihan.
g. Peserta yang lolos ke tingkat nasional untuk setiap bidang akan dibuktikan dengan Surat Keputusan Kepala Pusat Prestasi Nasional dan akan mengikuti seleksi KSN SD tahun 2021 tingkat nasional.
h. Pusat Prestasi Nasional mengumumkan hasil tahap penyisihan melalui laman website Pusat Prestasi Nasional.

Komentari Tulisan Ini